Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat melanjutkan koordinasi dengan Polresta Batang terkait insiden yang menimpa rombongan Persib Elite Pro Academy U-18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah. Pada Kamis, 15 Oktober 2026, perwakilan klub mendatangi kantor Polresta Batang untuk bersilaturahmi dan membahas tindak lanjut penanganan perkara.
Koordinasi dengan aparat penegak hukum
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Persib untuk mengikuti perkembangan penanganan insiden melalui jalur resmi. Dalam kasus yang melibatkan dugaan kekerasan, kerusakan kendaraan, dan barang milik rombongan, komunikasi dengan aparat menjadi penting agar informasi dapat disampaikan dan proses pemeriksaan berjalan sesuai prosedur.
Pengawalan perkara tidak berarti mengambil alih kewenangan penyidik. Aparat penegak hukum tetap bertanggung jawab memeriksa fakta, mengumpulkan keterangan, dan menentukan langkah berdasarkan bukti. Bagi klub, menjaga komunikasi dan memberikan informasi yang relevan menjadi bagian dari upaya memastikan persoalan ditangani secara serius.
Keselamatan tim muda harus menjadi perhatian
Rombongan akademi terdiri dari pemain muda dan ofisial yang menjalani perjalanan untuk kegiatan sepak bola. Keselamatan mereka harus menjadi prioritas, baik ketika berada di lapangan, perjalanan antarkota, maupun saat singgah di fasilitas umum. Insiden yang membahayakan rombongan dapat berdampak bukan hanya pada perlengkapan dan jadwal, tetapi juga pada rasa aman para pemain dan staf.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa rivalitas sepak bola tidak boleh berubah menjadi kekerasan. Dukungan kepada klub dapat disampaikan dengan cara yang positif, tanpa mengancam keselamatan orang lain atau merusak fasilitas. Suporter dan masyarakat perlu memberi ruang bagi proses hukum agar berjalan berdasarkan fakta, bukan spekulasi di media sosial.
Menunggu proses resmi
Dalam perkara yang masih ditangani, informasi yang belum terverifikasi perlu diperlakukan secara hati-hati. Penetapan pihak yang bertanggung jawab harus mengikuti proses pemeriksaan, dan publik sebaiknya menghindari penyebaran identitas atau tuduhan tanpa dasar yang jelas.
Persib menyatakan akan terus mengawal penanganan melalui koordinasi yang diperlukan. Fokus utama saat ini adalah memastikan proses berlangsung sesuai ketentuan dan keselamatan rombongan tim muda tetap mendapat perhatian.
Sumber: PERSIB, 15 Oktober 2026. Artikel ditulis ulang dengan penekanan pada proses dan keselamatan.



